Tampilkan postingan dengan label ahkwat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ahkwat. Tampilkan semua postingan
"Kau benar,
Adalah aku, pendosa yang sering mengulangi kesalahan
Adalah aku, pendosa yang berusaha berhijrah tetapi terlihat sama saja
Adalah aku, pendosa yang tak lain dan tak bukan adalah seorang manusia biasa yang bernafsu
Mungkin bagimu,
Aku tak pantas menyebarkan ilmu yang kuketahui karena aku adalah seorang pendosa.
Tapi,
Bolehkah aku bertanya?
Di dunia ini, manusia mana yang tak berdosa?
Manusia mana yang suci dari dosa hingga dia pantas berdakwah?
Yang kuketahui, hanya Rasulullah lah yang maksum (terpelihara dari dosa)
Bila sudah demikian, tentulah, aku, kamu, dia, dan kalian pasti seorang pendosa
Lalu siapa yang akan berdakwah jika seorang pendosa tak diperbolehkan menyebarkan ilmunya?
Dakwah dibutuhkan oleh mereka yang baik, untuk menjaga dan meningkatkan kebaikannya
Sedangkan
mereka yang belum baik, lebih membutuhkan dakwah, supaya bisa menjadi
cambuk, sekaligus pengingat bagi dirinya untuk berubah menjadi lebih
baik lagi
Mungkin perubahannya tak akan nampak nyata sekejap mata
Karena dia butuh waktu, merangkak, melawan nafsu, dan membuang kebiasaannya yang telah sangat biasa dia lakukan.
Karena itu, teruntuk kamu
Janganlah mencari-cari kesalahan mereka yang masih berhijrah namun sudah berani berdakwah
Mereka melakukan itu bukan semata-mata ingin terlihat baik, mereka juga berusaha untuk benar-benar berubah menjadi lebih baik
Bukankah Rasulullah tak pernah mengajarkan kita untuk mencari kesalahan orang lain?
Bahkan
pernah disebutkan didalam suatu hadist bahwa Ali Bin Abi Thalib
menjelaskan Rasulullah tak pernah sekalipun mencari kesalahan orang lain
Lalu, apa hakmu melakukannya?
Tegurlah dia, bukan jatuhkan dia didepan banyak orang
Karena kaupun pasti tau, di tegur di khalayak ramai tak lain adalah hinaan bertopeng teguran.
Semoga kau mengerti-.
بسم اللّٰÙ‡ الرØÙ…Ù† الرØÙŠÙ…
meski kau tak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan. Namun Hati ini meyakini bahwa kau ada, meski entah di belahan bumi mana. Yang aku tahu, kelak aku akan menyempurnakan hidupku denganmu, disini, disisiku. Maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya, aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintai-Nya. mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama, tersenyum menatap rembulan yang sama. Disanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu.
.
Namun bersyukur lah kerana Rindu itu salah satu tanda Anugrah dari Allah. Dengan Adanya Rindu di hati. Disitulah rasa cinta dan sayang tersimpan pada seseorang yg dI Rindui.
Bagaimana caranya menjelaskan rindu kepada seseorang yang entah dimana saat ini. Untukmu yang jauh disana, terkadang mata ini iri kepada hati, karena kau ada dihatiku namun tidak tampak dimataku. Aku tidak memilih alasan pasti mengapa sampai saat ini masih ingin menunggumu,
meski kau tak pernah meminta untuk ditunggu dan diharapkan. Namun Hati ini meyakini bahwa kau ada, meski entah di belahan bumi mana. Yang aku tahu, kelak aku akan menyempurnakan hidupku denganmu, disini, disisiku. Maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya, aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintai-Nya. mungkin saat ini kita tengah melihat langit yang sama, tersenyum menatap rembulan yang sama. Disanalah, tatapanmu dan tatapanku bertemu.
.
Uhkti wa ahki.
Dalam penantian memang selalu ada rasa rindu yg menyusup pada hati yg serasa sepi.Namun bersyukur lah kerana Rindu itu salah satu tanda Anugrah dari Allah. Dengan Adanya Rindu di hati. Disitulah rasa cinta dan sayang tersimpan pada seseorang yg dI Rindui.
Semoga saja rindu itu segera di pertemukan.
Dan terjalin dalam ikatan yang halal .aamiin
Muslimah sejati tidak dilihat dari jilbabnya yang anggun, tetapi dilihat dari kedewasaannya dalam bersikap.
Muslimah sejati tidak dilihat dari tangannya yang selalu membawa Al – Qur’an, tetapi dilihat dari hafalan dan pemahamannya akan kandungan Al – Qur’an tersebut.
Muslimah sejati tidak dilihat dari tundukan matanya ketika interaksi, tetapi bagaimana dia mampu membentengi hati.
Muslimah sejati tidak dilihat dari komitmennya dalam menjalankan kegiatan, tetapi dilihat dari keikhlasannya dalam bekerja.
Muslimah sejati tidak dilihat dari solatnya yang lama, tetapi dilihat dari kedekatannya pada Robb di luar aktiviti solatnya.
Muslimah sejati tidak dilihat kasih sayangnya pada orang tua dan teman – teman, tetapi dilihat dari besarnya kekuatan cinta pada Ar-Rahman Ar-Rahiim.
Muslimah sejati tidak dilihat dari rutin dhuha dan tahajjudnya, tetapi sebanyak apa titisan air mata penyesalan yang jatuh ketika sujud
Seorang muslimah sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di sebaliknya.
Muslimah sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana dia menutupi bentuk tubuhnya.
Muslimah sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang dia berikan tetapi dari keikhlasan dia memberikan kebaikan itu.
Akhwat sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.
Muslimah sejati bukan dilihat dari kefasihan berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya dia berbicara.
Muslimah sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tetapi dilihat dari sejauh mana dia berani mempertahankan kehormatannya.
Muslimah sejati bukan dilihat dari kekhuatirannya digoda orang di jalan tetapi dilihat dari Kekhuatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.
Muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang dia jalani tetapi dilihat dari sejauhmana dia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur.
http://akuislam.com/
Kadang, kita tidak tahu kenapa kita masih berharap. Kadang, kita tidak tahu kenapa masih menunggu.
Kadang, kita tidak tahu kenapa tetap tinggal.
Maka,
itulah salah-satu cabang sabar. Ketika kita "tidak tahu" misteri masa
depan, tapi kita tetap melakukannya. Lengkapi dengan keyakinan Allah
selalu punya skenario terbaik, sibukkan diri dengan hal positif fan
bermanfaat, maka semoga bahagia selalu menemani kita
Katanya dia tak minta banyak, dia hanya ingin didengarkan, ingin dimengerti, ingin dihargai, dan dia hanya butuh ketulusan cinta dan kasih sayang,..
Sadarilah betapa tangguhnya dia yang tetap mampu tetap tersenyum ketika hatinya bersedih, mampu tetap berharap walau kadang dikecewakan dan mampu tetap bertahan walau hatinya penuh beban dan penderitaan,..
Wanita dalam kelemahannya tetap bisa menjadi pendukung sejatimu seumur hidup, membuatmu selalu semangat kembali ketika kamu hampir menyerah, dan dia akan tetap mendukungmu untuk terus berjuang dengan belaian kasih sayangnya.
Dalam kemarahannya, dia tetap memaafkanmu ketika kamu membohonginya, ketika kamu mencoba menduakan cintanya, dan dia tetap memaafkanmu ketika kamu mencoba memarahinya, walau itu karena salahmu juga,..
Semua dia lakukan bukan karena dia bodoh, melainkan karena besar harapannya kamu akan kembali pada jalan yang benar, dan karena kekuatan kasih sayang yang ingin ia tunjukkan agar kamu tetap bahagia.
Wanita itu diciptakan dari tulang rusukmu, jagalah kehormatan, hargailah keberadaannya karena mereka diciptakan untuk hidup berdampingan denganmu, muliakanlah mereka sebagaimana kamu memuliakan Ibu, cintailah mereka seperti mereka yang selalu setia mencintaimu, dan lembutlah kepada mereka karena mereka adalah bagian dari ragamu, bimbinglah mereka menuju tempat terhormat kelak, agar ia menjadi bidadari yang bertahta di syurga-Nya,...
Translate
About Me




