Adalah aku, pendosa yang sering mengulangi kesalahan
Adalah aku, pendosa yang berusaha berhijrah tetapi terlihat sama saja
Adalah aku, pendosa yang tak lain dan tak bukan adalah seorang manusia biasa yang bernafsu
Mungkin bagimu,
Aku tak pantas menyebarkan ilmu yang kuketahui karena aku adalah seorang pendosa.
Tapi, Bolehkah aku bertanya? Di dunia ini, manusia mana yang tak berdosa? Manusia mana yang suci dari dosa hingga dia pantas berdakwah?
Yang kuketahui, hanya Rasulullah lah yang maksum (terpelihara dari dosa) Bila sudah demikian, tentulah, aku, kamu, dia, dan kalian pasti seorang pendosa Lalu siapa yang akan berdakwah jika seorang pendosa tak diperbolehkan menyebarkan ilmunya?
Dakwah dibutuhkan oleh mereka yang baik, untuk menjaga dan meningkatkan kebaikannya Sedangkan
mereka yang belum baik, lebih membutuhkan dakwah, supaya bisa menjadi
cambuk, sekaligus pengingat bagi dirinya untuk berubah menjadi lebih
baik lagi Mungkin perubahannya tak akan nampak nyata sekejap mata
Karena dia butuh waktu, merangkak, melawan nafsu, dan membuang kebiasaannya yang telah sangat biasa dia lakukan. Karena itu, teruntuk kamu Janganlah mencari-cari kesalahan mereka yang masih berhijrah namun sudah berani berdakwah Mereka melakukan itu bukan semata-mata ingin terlihat baik, mereka juga berusaha untuk benar-benar berubah menjadi lebih baik
Bukankah Rasulullah tak pernah mengajarkan kita untuk mencari kesalahan orang lain? Bahkan
pernah disebutkan didalam suatu hadist bahwa Ali Bin Abi Thalib
menjelaskan Rasulullah tak pernah sekalipun mencari kesalahan orang lain Lalu, apa hakmu melakukannya?
Tegurlah dia, bukan jatuhkan dia didepan banyak orang Karena kaupun pasti tau, di tegur di khalayak ramai tak lain adalah hinaan bertopeng teguran. Semoga kau mengerti-.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar