Tampilkan postingan dengan label nasihat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasihat. Tampilkan semua postingan
•*¨*•♫♪。 ✿* - Ali bin abi thalib adalah salah satu sahabat nabi SAW yg sangat setia . bukti dari kesetiaan imam ali
adalah 'Beliau rela menggantikan posisi rasulallah saat mau di bunuh
oleh kafir quraisy.. selain itu beliau adalah orang yang sangat bijaksana. Dibawah ini adalah kumpulan kata mutiara hikmah dari imam ali bin abi thalib semoga hikmah dari kata kata beliau teraplikasi dalam kehidupan dan cinta ke pada Allah SWT
Ketahuilah.... bahwa
sabar jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala
dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan
membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan
akan rusak.
Janganlah engkau mencela seorang pun, dan janganlah pula engkau menolak seorang pun yang meminta. Sebab, ada kalanya dia orang dermawan, maka engkau memenuhi kebutuhannya; atau seorang kikir, maka engkau membeli kehormatan darinya
Janganlah engkau menangguhkan pemberian kepada
orang yang membutuhkan sampai pada keesokan harinya. Sebab engkau tidak
tahu apa yang akan terjadi pada keesokan hari.
"Amma ba'du, sesungguhnya perumpamaan dunia adalah seperti ular : lembek bila disentuh, tetapi rancunnya sangat membunuh. Anak kecil yang tidak mengerti suka sekali menyentuhnya, sedangkan orang yang cerdik lagi pandai berhati-hati terhadapnya. Oleh karena itu, berpalinglah dari apa yang menakjubkanmu di dunia ini karena hanya sedikit darinya yang bersahabat denganmu"(Imam Ali bin Abi Thalib A.S dalam suratnya kepada Salman Al-Farisi)
Akhirat berjalan maju, dunia berjalan
mundur. Jadilah generasi akhirat, bukan budak-budak dunia. Sebab hari
ini adalah masanya beramal bukan perhitungan, besok masanya perhitungan
bukan beramal (Imam Ali bin Abi Thalib A.S )
Sabar ada dua, yaitu : Sabar terhadap apa yang engkau benci, dan Sabar terhadap apa yang engkau sukai
Cinta itu api, apapun yang dilewatinya akan terbakar,
Cinta itu cahaya, apapun yang dikenainya akan bersinar,
Cinta itu langit, apapun yang di bawahnya akan ditutupinya,
Cinta itu angin, apapun yang ditiupnya akan digerakkannya,
Cinta itu seperti air, dengannya hidup segalanya,
seperti bumi, Cinta bisa menumbuhkan semuanya.
Janganlah engkau mengecam Iblis secara terang-terangan......sementara engkau adalah temannya dalam kesunyian.
Kurang Ajar adalah penyebab segala keburukan.
Lebih baik Engkau memilih kalah (mengalah) sedang engkau sebagai orang yang adil, dari pada engkau memilih menang dalam keadaan engkau sebagai orang yang zhalim.
Janganlah engkau mengucapkan sesuatu yang engkau sendiri tidak suka jika orang lain mengucapkannya kepadamu.
Kawan sejati adalah belahan Ruh......Saudara adalah belahan badan.....
Seorang teman tidak dapat disebut sebagai teman,
sehingga dia menjaga temannya dalam tiga hal : dalam Musibahnya,
ketidakhadirannya, dan kematiannya.
Selemah-lemahnya manusia adalah orang yang tak boleh mencari sahabat,
an orang yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mensia-siakan sahabat yang telah dicari.
Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya,....ketulusannya sesuai dengan kadar kemanusiaannya,...keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan jahat.....dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya.
Indahnya Pandangan ini..... Orang yang tidak menguasai matanya, hatinya takkan berharga....
Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal yaitu :
- kepercayaan,
- Cinta
- dan rasa hormat
📚عن أبي أيوب رضي الله عنه ، أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال :
من صام رمضان ثم أتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر
✅ رواه مسلم
🔵"Barangsiapa puasa bulan Romadhon kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawwal maka seperti dia puasa setahun"
📚عن ابن عباس رضي الله عنها أن النبي صلى الله عليه وسلم قال :
عمرة في رمضان تعدل حجة ، أو حجة معي
✅ متفق عليه
🔵"Umroh di bulan Romadhon menyamai haji atau haji bersamaku"
📚عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال :
من قام ليلة القدر إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه .
✅رواه البخاري
🔵"Barangsiapa menghidupkan malam lailatul karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni baginya apa yang telah lalu dari dosa dosanya"
📚عن ابن عباس رضي الله عنهما قال
. . وكان يلقاه جبريل في كل ليلة من رمضان فيدارسه القرآن
✅متفق عليه
🔵"Dan Jibril mendatangi beliau Shollallahu Alaihi Wa Sallam pada setiap malam dan mengajari beliau Al Qur'an"
📚عن أبي هريرة رضي الله عنه قال :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
والذي نفسي بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله تعالى من ريح المسك
✅متفق عليه
🔵"Demi yang jiwaku berada ditangannya sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi disisi Allah dari bau misik"
📚عن ابن عباس رضي الله عنهما قال :
كان النبي صلى الله عليه وسلم أجود الناس وكان أجود ما يكون في رمضان
✅متفق عليه
🔵"Adalah Nabi Shollallahu Alaihi Wa Sallam paling dermawannya manusia dan beliau paling dermawan dibulan Romadhon"
📚عن عائشة رضي الله عنها قالت
كان النبي صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر شد مئزره وأحيا ليله وأيقظ أهله .
✅ رواه البخاري
🔵"Nabi Shollallahu Alaihi Wa Sallam apabila masuk pada sepuluh hari terakhir, beliau mengencangkan sarungnya dan menghidupkan malam malamnya dan membangunkan keluarganya"
📚عن ابن عمر رضي الله عنهما قال
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
التمسوها في العشر الأواخر – يعني : ليلة القدر- فإن ضعف أحدكم أو عجز ، فلا يغلبن على السبع البواقي
✅ رواه مسلم
🔵"Carilah lailatul qodr pada sepuluh hari terakhir (di bulan Romadhon) apabila kalian tidak mampu maka janganlah kalian terlewatkan dari tujuh hari terakhir"
📚عن بعض أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم قال :
لقد رأيت النبي صلى الله عليه وسلم بالعرج يصب على رأسه الماء وهو صائم من العطش أو من الحر
✅صححه الألباني
🔵"Aku melihat Nabi Shollallahu Alaihi Wa Sallam di suatu lembah, yang mana beliau mengguyurkan air ke kepala beliau dalam keadaan beliau puasa karena dahaga atau panas"
📚قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
أتاكم شهر رمضان شهر مبارك فرض الله عليكم صيامه
✅صححه الألباني
🔵"Datang kepada Kalian bulan yang penuh berkah, Allah wajibkan bagi kalian berpuasa di bulan itu"
••••••••••••••••••••••••••
💾 Telegram: https://bit.ly/berbagiilmuagama
⇝Ada saatnya kita untuk berhenti mengejarnya, sekalipun semalam dia adalah orang yang pernah kita perjuangkan mati-matian... :(
Mungkin
kemarin dia adalah alasan mengapa kamu berhijrah, tapi saat ini kamu
harus yakin, tanpanya jalan ini selalu ramai dan begitu bermakna...
Walaupun
kini semuanya telah berubah, fikirlah dengan baik, apa arti
kebersamaanmu dengannya bila hanya dipenuhi dengan kekecewaan dan sakit
hati... :(
Ada hal yang memang tak dapat dipaksakan, ada hal
yang memang tak bisa untuk dimiliki sekuat apapun usahakmu, sebesar
apapun pengorbananmu, semua akan percuma saja, karena bahagianya mungkin
bukan bersamamu..
Disini kamu harus berusaha sekuat mungkin
untuk menata bahagiamu yang telah dia bawa pergi, berbesar hatilah bila
dia memilih yang lain, tapi ingatlah satu hal, jika kamu tetap bersedih
karena dia, maka sungguh itu adalah kebodohan yang nyata, mengapa kamu
mencintainya lebih besar daripada kamu mencintai Allah???
Dia yang tak bisa kamu salahkan dengan cintanya, sekalipun awalnya kamu bingung kenapa dia seperti itu?
Bukanlah
salahnya jika dia memilih yang lain, karena jodoh adalah misteri dan
anggap ini adalah bagian dari proses pendewasaanmu, untuk belajar
menerima kenyataan bahwa tak semua yang indah itu bisa kita miliki...
Hatur nuhun A :(
Hafidz Hanifudin. +ايدا هياتي
❶Setiap insan tentunya akan merasakan kematian. Hingga saat itu tiba, kita sebagai umat Islam bisa berupaya untuk selalu beribadah dan berdoa agar meninggal dalam keadaan khusnul khotimah dan ibadah kita bisa diterima oleh Allah.
Saat seseorang meninggal, hal pertama yang menanti adalah pertanyaan di dalam kubur. Seseorang yang banyak dosanya akan diberi siksa kubur hingga hari kiamat tiba.
Diriwayatkan dalam Hadis Bukhari, Rasulullah menyebutkan berbagai macam siksaan kubur, "Orang-orang yang suka berbohong, menyebarkan cerita dusta akan disobek rahangnya secara terus-menerus sampai hari kiamat. Orang-orang yang belajar Alquran namun pada malam harinya hanya tidur dan siang harinya tidak mau mengamalkannya akan dihantam kepalanya sampai pecah secara berulang-ulang hingga datang hari kiamat.
Para pezina akan direbus dalam tungku mendidih tanpa henti sampai hari kiamat. Orang-orang ditenggelamkan dalam sungai darah, ketika mereka berenang hendak menepi maka dilempari batu mulutnya sampai terdorong ke tengah lagi, demikian terus-menerus sampai datang hari kiamat. Itu adalah siksa bagi orang-orang yang makan riba."
Agar terhindar dari siksa kubur, Rasulullah mengajarkan kaum Muslimin untuk berdoa meminta perlindungan dari siksa kubur sebagaimana tertulis dalam Hadis Bukhari.
Allahumma inni 'audzubika min 'azabil qobi wamin 'azabinnar wamin fitnatil mahyaa wal mamati wamin fitnatil masiihiddajjal.
Yang Artinya, "Ya Allah saya berlindung kepadamu dari siksa kubur, dan dari siksa neraka dan dari musibah hidup dan musibah mati dan dari kerusakan Dajjal."
http://ramadan.liputan6.com/
⺡Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.
” Ibnu ‘Abbas mengatakan, لاَ بَأْسَ أَنْ يَذُوْقَ الخَلَّ أَوْ الشَّيْءَ مَا لَمْ يَدْخُلْ حَلْقَهُ وَهُوَ صَائِمٌ “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Al Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,
“Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah) Yang termasuk dalam mencicipi adalah adalah mengunyah makanan untuk suatu kebutuhan. ‘Abdur Rozaq dalam mushonnaf-nya membawakan Bab ‘Seorang wanita mengunyah makanan untuk anaknya sedangkan dia dalam keadaan berpuasa dan dia mencicipi sesuatu darinya’. ‘Abdur Rozaq membawakan beberapa riwayat di antaranya dari Yunus dari Al Hasan, رَأَيْتُهُ يَمْضَغُ لِلصَّبِي طَعَامًا وَهُوَ صَائِمٌ يَمْضَغُهُ ثُمَّ يُخْرِجُهُ مِنْ فِيْهِ يَضَعَهُ فِي فَمِ الصَّبِي Aku melihat beliau mengunyah makanan untuk anak kecil –sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa-. Beliau mengunyah kemudian beliau mengeluarkan hasil kunyahannya tersebut dari mulutnya, lalu diberikan pada mulut anak kecil tersebut.” *** Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Ada beberapa surat dalam Al-Qur’an yang memiliki kelebihan dibandingkan surat yang lain. Kelebihan ini diketahui dari beberapa hadits Nabi yang memerintahkan untuk membacanya, baik setiap hari atau pada saat-saat tertentu. Dalam Al-Qur’an sendiri ada 114 surat. Akan sangat bagus bagi kita jika bisa mengamalkan beberapa surat yang utama tersebut.
Dan ini 10 Surat Yang Baik Diamalkan sehari-hari :
1. Surah Al-Fatihah
Amalkan membaca Surah Al-Fatihah saat hendak tidur diikuti dengan membaca Surah Al-Ikhlas 3 kali, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas. Insya’Allah akan aman tenteram dan terjauh dari gangguan setan. Dianjurkan juga membaca surah ini sebanyak 44 kali untuk mengobati sakit mata, perut, gigi dan lain-lainnya dengan izin Allah SWT. Untuk mencegah kemarahan Allah, bacalah surah ini sebanyak 17 kali sehari yaitu dengan mengerjakan shalat 5 waktu.
2. Surah Yassin
Telah bersabda Rosulullah SAW, sesungguhnya bagi setiap sesuatu itu ada hati, dan hati Al-Qur’an adalah Surah Yaasin yaitu jantung Al-Qur’an. Siapa yang membaca Surah Yaasin, niscaya dituliskan oleh Allah pahala menyamai sepuluh kali membaca Al-Qur’an seluruhnya. (HR At-Tarmizi dari Anas ra)
Rosulullah SAW juga bersabda : Surah Yaasin disebut di dalam kitab
Taurat dengan sebutan “At-Mu’ammah” (yang umum), yang mengumumkan
pembacanya dengan kebaikan dunia dan akhirat, menanggung segala bala
baik dari kesusahan di dunia maupun akhirat. Pembaca juga akan
dilindungi dari setiap keburukan dan kejahatan serta segala hajat dan
keinginan akan Allah kabulkan. Jika dibaca dalam satu malam semata-mata
mengharapkan keridhaan Allah, niscaya Allah akan mengampuni dosanya.
(Hadits riwayat Malik, Ibnu-Sunni dan Ibnu Hibban). Surah Yaasin ini juga
jika diamalkan akan terselamatlah kita dari kehausan di hari Kiamat.
3. Surah At- Dhuhan
Dibaca sekali pada malam Jumat agar kita selamat dari huru hara di Padang Mahsyar.
4. Surah Al-Waqi’ah
Menurut beberapa hadis Rosulullah SAW mereka yang mengamalkan membaca Surah Al-Waqi’ah pada setiap malam, insya’Allah tidak akan merasakan kemiskinan. Mereka yang membacanya sebagai wirid, insya’Allah akan beroleh kesenangan selama-lamanya. Mereka yang membacanya sebanyak 14 kali setiap lepas sholat Ashar, insya’Allah akan dikaruniai rezeki yang banyak. Setelah sholat Isya, ambillah segelas air lalu bacalah Surah Al-Fatihah sekali, Ayatul Qursi sekali dan Surah Al-Waqi’ah ayat 35-38 sebanyak 7 kali. Tiup dalam air dan minum. Dalam hati, niat untuk menjaga kecantikan diri dan kebahagiaan rumahtangga kita.
Makna Surah Al-Waqi’ah ayat 35-38 ialah : “ Sesungguhnya, Kami telah menciptakan istri-istri mereka dengan ciptaan istimewa. Serta Kami jadikan mereka perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya serta yang sebaya dengan umurnya.
5. Surah Al- Kautshar
Barangsiapa yang mengamalkan membaca ayat ini sebanyak 1.000 kali, maka Allah SWT akan mengabulkan hajatnya termasuk rezeki dan kenaikan pangkat. Siapapun yang membaca 1.000 kali juga setelah sholat Isya sampai dia tertidur, insya’Allah dia dapat melihat Rosulullah SAW dalam tidurnya.
6. Surah Al-Khaafiruun
Siapa yang membaca Surah Al-Khaafiruun, maka perumpamaannya seperti membaca seperempat Al-Qur’an, disamping terlepas dari syirik, terjauh dari godaan setan dan terlepas dari peristiwa yang mengejutkan (Riwayat At-Tarmizi). Sebelum tidur, bacalah surah ini agar kita mati dalam iman serta membersihkan kotoran dalam diri kita.
7. Surah Al-Mulk
Satu lagi Surah dari Al-Qur’an yaitu Surah Al-Mulk yang memiliki fadilat dan manfaat yang sangat besar bagi orang yang mengamalkan membacanya. Menurut beberapa hadis Rosulullah SAW, mereka yang mengamalkan membaca akan surah ini, akan mendapat syafaat dan keampunan dosa-dosanya. Mereka yang membacanya pada setiap malam, insya Allah, akan selamat dari siksa kubur.
8. Surah Al-Ikhlas
Rosulullah SAW pernah bersabda kepada istri kesayangan baginda Siti Aisyah, antara artinya : “ Wahai Aisyah isteri ku, sebelum kamu tidur, khatamkanlah dulu Al-Qur’an.” Siti Aisyah lalu berkata, “ Wahai suami ku, saya tidak mampu khatam Al-Qur’an sebanyak 30 juz itu.” Ketika mendengar kata-kata Siti Aisyah tersebut, Rosulullah SAW sambil tersenyum lalu menjawab, “Barangsiapa yang membaca 3 kali sebelum tidur, seolah-olah ia telah khatam Al-Qur’an seluruhnya.”
Dari Rosulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ra : “ Barangsiapa
hendak pergi bepergian, kemudian ketika dia hendak meninggalkan
rumahnya, ia membaca surat Al-Ikhlas 11 kali, maka Allah memelihara
rumahnya sampai ia kembali. Ibnu Said Al-Khanafi menjelaskan:” Surah ini
dinamakan Surah Al -Ikhlas, artinya bersih atau lepas. Maka barang
siapa yang membacanya dan mengamalkannya dengan hati yang ikhlas, maka
ia akan dilepaskan kesusahan duniawi, dimudahkan di dalam gelombang
sakratulmaut, dihindarkan dari kegelapan kubur dan kengerian hari
kiamat. ”
9. Surah Al-Falaq
Siti Aisyah menjelaskan : “ Bahwa Rosulullah SAW pada setiap malam ketika hendak tidur, beliau membaca Surah Al-Ikhlas, Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas lalu ditiupkan pada kedua telapak tangan, kemudian dioleskan ke seluruh tubuh dan kepala. Barang siapa terkena penyakit karena perbuatan setan atau manusia, harus membaca Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 41 kali selama 3 hari, 5 hari atau 7 hari berturut-turut. Barang siapa yang takut akan godaan setan dan manusia, takut dalam kegelapan malam atau takut dengan kejahatan manusia, bacalah Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas sebanyak 100 kali.
10. Surah An-Nas
Surah An-Nas adalah surah yang terakhir (ke-114) dalam Al-Qur’an. Nama An-Nas diambil dari kata An-Nas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang berarti manusia. Surah ini termasuk dalam golongan surah Makkiyah. Isi surat ini adalah untuk mengatur manusia memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan baik yang berasal dari golongan manusia maupun jin. Surah An-Nas ini juga adalah penerang hati.
Semoga Artikel tentang 10 Surah Dalam Al-Qur’an Yang Bagus Diamalkan Sehari-hari ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin http://andiibm.blogspot.co.id/
"Diantara
Milyaran bahkan angkanya yang pasti tak pernah kita tahu berapa manusia
yang telah menjejakkan kakinya di dunia ini, Kenapa Allah SWT hadirkan
kita hidup di hari ini?
Allah SWT tak akan pernah salah memilih
jasad bagi setiap ruh, yang di mana masing-masingnya punya tugas. Tugas
untuk taat, tugas untuk memilih mau hidup seperti apa, penuh maksiat,
atau menjalankan syariat.
Ketika Allah SWT, pilihkan kita hidup
hari ini, Ia titipkan jasad kita dalam rahim ibu tercinta. Dia pun
memilih rahim yang tepat untuk jasad ini.
Masya Allah, manusia
mana yang mampu memperkirakan ini. Bahkan dirinya yang seringkali angkuh
sekali pun, tak mampu menaruh ruhnya pada jasad yang dikehendakinya.
Itulah Rabb, ada misteri ia hadirkan dalam hidup ini.
Semua
misteri itu akan tersibak, jika kita bersimpuh kepada Allah SWT.
Bersimpuh dia henti, mencari jawaban hidup hingga mati menjelang, dengan
kesantunan, dengan keteraturan dalam ketaatan.
Maka,
melangkahlah dengan menggenggam kebenaran islam, Ciptakan setiap moment
begitu berharga, hingga kita menyadari kenapa Allah SWT hadirkan kita
hidup di masa sekarang. Ukirlah keindahan bukan mengukir kehancuran.
Ukirlah goresan gemilang peradaban islam, hingga kita merasa tiada rugi
hadir ini masa.
Like & Share untuk saling mengingatkan sahabat kita..
10 ramadhan adalah hari meninggalnya Sayidah Khadijah,
ummul mukminin. sejarah Rasul dengan Khadijah bukan sejarah romantisme seperti kisah dengan Aisyah. Kisah Khadijah adalah pengorbanan tak kenal batas demi tegaknya agama islam,
Khadijah wanita bangsawan itu melepaskan harta dan segala kemuliaan dunia demi perjuangan nabi
dan meninggal dengan kain yang penuh tambalan kulit kayu tanpa menyisakan kain kafan yang pantas. Hingga Rosul wafat, beliau menempatkan sang istri ditempat terhormat,
Aisyah tidak dapat menggantikan posisi Khadijah di dalam hati Rosul. Begitu besar kehilangan Rosul atas Khadijah “hingga” untuk menghiburnya Allah memberi hadiah perjalanan Isra Mi'raj.
Mengenang Khadijah adalah menyelami bagaimana islam tumbuh dalam pertentangan yang keras, Khadijah tak sempat melihat bagaimana islam yang dia perjuangkan dengan mengorbankan semua hartanya tumbuh dan menguasai makkah dan madinah. Sebagai istri dialah perempuan pertama, manusia pertama yang masuk islam,
perempuan yang menyelimuti Rosul saat mengigil dari gua hira. Perempuan tangguh yang percaya pada kenabian suaminya saat seluruh dunia menganggapnya orang gila dan penyamun.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan kita :
فَوَالهِt
مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ
عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ
فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ
“Demi
Allah, bukanlah kefaqiran yang aku takutkan menimpa kalian. Akan
tetapi, yang aku takutkan adalah terbukanya dunia bagi kalian,
sebagaimana telah terbuka bagi umat-umat sebelum kalian. Sehingga kalian
akan berlomba-lomba, sebagaimana mereka telah berlomba-lomba. Demikian
itu akan menghancurkan kalian, sebagaimana juga telah menghancurkan umat
sebelum kalian”.
[Muttafaqun ‘alaih].
Ketahuilah, seseorang
yang memakan harta haram, hidupnya tidak akan tenang dan bahagia. Doa
yang dia panjatkan akan tertolak. Rasulullah telah menyebutkan sebuah
kisah. Yaitu seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh,
sampai keadaannya menjadi kusut dan berdebu, kemudian dia menengadahkan
tangannya ke langit seraya berdoa “ya Rabbi, ya Rabbi,” akan tetapi
makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dikenyangkan dari
yang haram. Lantas, bagaimana mungkin doanya bisa dikabulkan ?!
[HR Muslim].
Sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
مَنْ
اقْتَطَعَ حَقَّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ بِيَمِينِهِ فَقَدْ أَوْجَبَ اللهُ لَهُ
النَّارَ وَحَرَّمَ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ وَإِنْ كَانَ
شَيْئًا يَسِيرًا يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ وَإِنْ قَضِيبًا مِنْ أَرَاكٍ
“Barangsiapa
merampas hak seorang muslim dengan sumpahnya, maka Allah mewajibkan dia
masuk neraka dan mengharamkan baginya surga,” maka salah seorang
bertanya, ”Meskipun sedikit, wahai Rasulullah ?” Rasulullah menjawab,
”Ya, meskipun hanya setangkai kayu sugi (siwak).”
[HR Muslim]
dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ أَخَذَ شِبْرًا مِنَ الأَرْضِ ظُلْمًا، فَإِنَّهُ يُطَوَّقُهُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ سَبْعِ أَرَضِيْنَ
“Barangsiapa yang mengambil sejengkal tanah secara zalim, maka Allah akan mengalungkan tujuh bumi kepadanya.”
[HR. Bukhari & Muslim]
Setelah membaca judul diatas, kesimpulan pertama yang akan melintas adalah siapa yang sama sekali tidak berdosa? Ya! Betul sekali, siapa yang sama sekali tidak berdosa, tidak ada! jelas tidak ada yang ma’shum setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Seluruh Bani Adam pasti berbuat salah dan dosa, dan tak ada satupun yang dapat menghitung kesalahannya.Pada kesempatan kali ini, kita tidak akan memfokuskan pembahasan kita tentang mengapa bisa berbuat dosa, akan tetapi point kita adalah MENGAPA BERBANGGA DENGAN DOSA?
Pada dasarnya setiap dosa akan diampuni jika dibarengi dengan taubat, sebagaimana Nabi bersabda:
التائب من الذنب كما لا ذنب له
“Seorang yang telah bertaubat dari suatu dosa maka bagaikan ia tidak berdosa sama sekali” (1)
Maka salah satu rahmat Allah Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya ialah mengampuni mereka yang berbuat dosa, dengan syarat ia tidak membeberkan dosanya sendiri kepada orang lain, mempublikasikannya dan ia berbangga bahwa ia telah melakukan perbuatan tersebut, hal ini disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:
كُلُّ أُمَّتِي مُعَافًى إِلَّا الْمُجَاهِرِينَ ، وَإِنَّ مِنْ الْمُجَاهَرَةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلًا ثُمَّ يُصْبِحَ وَقَدْ سَتَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ فَيَقُولَ : يَا فُلَانُ عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا، وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ، وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللَّهِ عَنْهُ
“Seluruh umatku diampuni kecuali al-mujaahirun (orang yang melakukan al-mujaaharah). Dan termasuk bentuk al-mujaaharah adalah seseorang berbuat dosa pada malam hari, kemudian di pagi hari Allah telah menutupi dosanya namun dia berkata: “Wahai fulan semalam aku telah melakukan dosa ini dan itu.” Allah telah menutupi dosanya di malam hari, akan tetapi di pagi hari dia membuka kembali dosa yang telah ditutup oleh Allah tersebut.” (2)
Inilah fenomena yang semakin hari semakin sering kita dapati, ya kita memang sepakat bahwa siapapun pasti pernah berbuat kesalahan dan dosa, namun jika bermaksiat dengan terang-terangan, menceritakan dan mempublikasikannya dengan bangga dimedia sosial, jelas itu merupakan satu tindakan baru yang pembahasannya beda, bukan lagi sesiapapun bisa berdosa akan tetapi mengapa bisa sampai berbangga diri dengan dosa tersebut, ada yang salah disini, baik itu secara psikis, karena manusia normal justru malu jika kesalahannya diketahui orang lain, kemudian tindakan “mujaaharah” atau berterang-terangan dan berbangga dengan dosa ini memberikan makna bahwa si pelaku belum benar-benar tertancap iman dihatinya, mengapa? Karena iman yang jujur akan menimbulkan rasa “muraaqabah” atau rasa terus diawasi oleh Allah Ta’ala, dan tentu akan ada malaikat yang selalu mencatat segala tindak tanduknya, kemudian tindakan berbangga dengan dosa ini juga menunjukkan bahwa si pelaku kurang mengenal tuhannya, Allah Ta’ala, yang salah satu namanya adalah As Sittir (Yang Maha Menutupi) yaitu menutupi dosa seorang hamba dan mengampuninya, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
اجتنبوا هذه القاذورات التي نهى الله تعالى عنها فمن ألم بشيء منها فليستتر بستر الله و ليتب إلى الله فإنه من يبد لنا صفحته نقم عليه كتاب الله
“Jauhilah perkara-perkara keji (maksiat) yang telah dilarang oleh Allah, maka barangsiapa yang telah melakukannya, hendaklah dia menyembunyikannya dengan tutupan (yang diberikan) Allah dan bertaubat kepada Allah Ta’ala. Maka barangsiapa menampakkan perkara keji (yang dilakukannya) kepada kami, kami akan menjatuhkan hukuman yang telah diperintahkan oleh Allah ‘Azzawa Jalla.” (3)
Untuk itu, mari kita perbaiki media sosial kita menjadi sarana berbagi kebaikan, bukan menjadi sumber malapetaka bagi akhirat, berapa banyak dosa yang terluput dari kita untuk meminta ampun kepadanya, maka sebagai insan yang berfikir, tentu kita tidak ingin semakin terhalang dari ampunan sebab mujaharah/ berbangga dengan dosa ini.
http://www.hisbah.net/
"Bisa dibilang siapa dari kita yang tidak menggunakan instagram,
hampir semua kalangan menikmati fitur mewah dan berkelas dari sosial
media yang satu ini. hukum menggunakan instagram pun sama seperti
sosmed-sosmed lainnya, ia ibarat belati bermata dua, untuk apa ia
digunakan maka itulah manfaatnya, jika untuk yang baik maka baik pula,
jika untuk hal yang buruk maka celakalah penggunanya.Menjadikan sosmed
sebagai sarana dakwah
merupakan suatu keharusan juga dimasa kini, karena kita semua tahu
bahwa para pemuda dan pemudi sebagai target dakwah dewasa ini. Sangat
sedikit dari mereka yang membaca buku, maka ketimbang yang mereka lihat
di sosmed hanyalah kabar-kabar yang tak penting, maka terjun juga lah
kita untuk menyediakan konten-konten yang bermanfaat di sosmed ini,
sedikit banyaknya kan sampai ke dinding explore mereka dan akan mereka
tonton dan memetik manfaat darinya.
Namun sebagai sesama pengguna, kita juga sering mengeluhkan adanya konten-konten yang tak senonoh mampir di dinding explore kita, karena sistem instagram ini seperti memungkinkan tersebarnya konten-konten negatif tersebut jika ada satu dari pertemanan kita yang sengaja atau tidak sengaja membuka postingan-nya.
Maka dari itu, untuk penggunaan internet yang aman dan positif, kali ini kami akan berbagi cara memblokir konten-konten yang tidak anda sukai itu muncul kembali ke dinding explore akun instagram anda, atau postingan lainnya yang berasal dari akun penyebarnya.
http://www.hisbah.net/
Namun sebagai sesama pengguna, kita juga sering mengeluhkan adanya konten-konten yang tak senonoh mampir di dinding explore kita, karena sistem instagram ini seperti memungkinkan tersebarnya konten-konten negatif tersebut jika ada satu dari pertemanan kita yang sengaja atau tidak sengaja membuka postingan-nya.
Maka dari itu, untuk penggunaan internet yang aman dan positif, kali ini kami akan berbagi cara memblokir konten-konten yang tidak anda sukai itu muncul kembali ke dinding explore akun instagram anda, atau postingan lainnya yang berasal dari akun penyebarnya.
Mengurangi munculnya konten-konten negatif dari dinding explore:
Buka kontennya, kemudian Klik pojok kanan atas (berbentuk tiga titik) kemudian klik “LIHAT KIRIMAN INI LEBIH SEDIKIT”.
Lakukan hal ini setiap kali muncul konten yang negatif, maka dinding explore akan bersih dari konten-konten seperti itu.
Memblokir posting dan akun penyebarnya:
Buka kontennya, kemudian Klik pojok kanan atas (berbentuk titik tiga) kemudian Klik “LAPORKAN”, Kemudian klik “SPAM” ATAU ”INI TIDAK PANTAS”, Kemudian klik pilihan yang sesuai dengan isi konten tersebut (Pelecehan/Pornografi/Kekerasan/Kebencian dll), kemudian klik “LAPORKAN” agar akun tersebut ditindaklanjuti oleh pihak Instagram dan klik “BLOKIR” agar akun tersebut tidak mendapatkan akses kepada akun anda kemudian terakhir klik “SELESAI”.
Semoga bermanfaat.
Amar Makruf Nahi Munkar kapan saja dan dimana saja! Karena itu adalah syi’ar kita!
Dari Abu Sa’id Al-Khudriy, Rasulullan shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
((مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَان ))
Artinya: ”Barangsiapa melihat kemunkaran, ubahlah dengan tangannya, jika dia tidak mampu, ubahlah dengan lisannya, dan jika dia tidak mampu, ubahlah dengan hatinya.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi)
"Siapa yang tidak ingin bahagia? semua makhluk didunia ini mendambakan kebahagiaan. Tetapi yang seperti apakah kebahagiaan tersebut. Berikut ini adalah indikator-indikatornya sehingga bagi yang bercita-cita, mampu mengenali apakahh di jalan yang benar atau keliru.
1. QOLBUN SYAKIRUN (hati yg selalu bersyukur).
Artinya selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Kata syukur terambil dari mashdar kata kerja syakaro – yasykuru- syukron. kata syakaro dapat diartikan ‘membuka’ sehingga ia merupakan lawan dari kata kafaro/kufur yang berarti ‘menutup’ atau ‘melupakan nikmat dan menutup-nutupinya’. Jadi, membuka atau menampakkan nikmat Allah SWT antara lain di dalam bentuk memberi sebahagian dari nikmat itu kepada orang lain, sedangkan menutupinya adalah dengan bersifat kikir.
Dari pengertian tersebut maka syakaro – yasykuru- syukron dapat juga
diartikan mengandung makna antara lain pujian atas kebaikan dan penuhnya
sesuatu.
(QS 13:28, 2:152, 16:18, 34:14, 55:13, 14:7)
2. AL-AZWAJU SHALIHAH (pasangan hidup yang sholeh).
Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga
yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga)
akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada
kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami
yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan
anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang
sholehah, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam
melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya.
(QS 51:49, 17:32, 24:32, 24:26)
3. AL-AULADUL ABRAR
Saat Rasulullah SAW thawaf, beliau bertemu dengan seorang anak muda yang
pundaknya lecet- lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya
kepada anak muda itu, “Kenapa pundakmu itu?” Jawab anak muda itu, “Ya
Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah
udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia.
Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau
ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya” Lalu
anak muda itu bertanya, ” Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk
kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua?”
Nabi SAW memeluk anak muda itu dan mengatakan, “Sungguh ALLAH ridho
kepadamu, kamu anak yang sholeh, anak yang berbakti, tapi anakku
ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu” Dari hadist
tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak
cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua, namun minimal kita
bisa memulainya dengan menjadi anak yang sholeh, dimana doa anak yang
sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan ALLAH.
Do’a anak yg sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah SWT,
berbahagialah orang tua yang memiliki anak sholeh/sholehah.
(QS 17:23, 31:14, 46:15, 29:8, 25:74)
4. AL-BAIATU SHOLIHAH (lingkungan yg kondusif untuk iman kita).
Kita tentu boleh mengenal siapapun, tetapi untuk menjadikannya sebagai
sahabat, haruslah orang- orang yang mempunyai nilai tambah terhadap
keimanan kita. Sebagaimana Rasulullah yang menganjurkan kita untuk
selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh yang akan selalu mengajak
kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah.
(QS 4:69, 51:55, 26:214, 5:2)
5. AL-MALUL HALAL (harta yang halal).
Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah
bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. “Kamu
berdo’a sudah bagus”, kata Nabi SAW, “Namun sayang makanan, minuman dan
pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya
dikabulkan?” Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena
do’anya akan sangat mudah dikabulkan ALLAH. Harta yang halal juga akan
menjauhkan setan dari hatinya, maka hati semakin bersih, suci dan kokoh,
sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya.
Bukan banyaknya harta tapi halalnya harta yang dimiliki. Harta yang
halal akan menjauhkan setan dari hati. Hati menjadi bersih, suci dan
kokoh sehingga memberi ketenangan dalam hidup. Berbahagialah orang yang
selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.
(QS 2:267, 43:36-37, 2:269, 2:155)
6. TAFAKUH FID-DIEN (semangat untuk memahami agama).
ALLAH menjanjikan nikmat bagi umat-NYA yang menuntut ilmu, semakin ia
belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada
ALLAH dan rasul-NYA. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi
hatinya. Semangat memahami agama akan meng “hidup” kan hatinya, hati
yang “hidup” adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan
nikmat iman.
Dengan belajar ilmu agama, akan. semakin cinta kepada agama dan
semakin tinggi cintanya kepada Allah SWT dan Rasulnya. Cinta inilah yang
akan memberi cahaya bagi hatinya.
(QS 45:20, 3:138, 5:16, 4:174, 2:269)
7. UMUR YANG BAROKAH.
Umur yang baroqah itu adalah umur, yang selalu diisi dengan amal ibadah.
Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka
hari tuanya akan diisi dengan banyak nostalgia (berangan-angan) tentang
masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power
syndrome).
Artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Semakin tua semakin rindu untuk bertemu dengan Sang Pencipta. Inilah semangat hidup orang2 yang barokah umurnya. (QS 2:96, 35:37, 36:68, 225).
8. MUKHLIS
Ikhlas artinya bersih, suci, murni. Orang yang ikhlas (mukhlis) adalah
orang yang melakukan amal kebaikan karena Allah (Lillaahi ta`ala), tanpa
embel-embel, tanpa mengharap imbalan, pujian, dan penghargaan dari
selain-Nya. Beramal dengan ikhlas tidak akan membuat seseorang mabuk
kepayang oleh pujian pun juga tidak melemah karena hardikan dan cacian
dari manusia.
Orang yang ikhlas dikategorikan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam sebagai orang yang beruntung, orang yang sukses, orang yang berhasil. Sabda beliau, “Berbahagialah orang-orang yang ikhlas, mereka adalah pelita-pelita hidayah yang dari mereka setiap fitnah yang gelap menjadi terang.” (HR. Abu Nu`aim).
9. TERKENDALI LIDAH
Ada bunyi pepatah, Lidahmu Harimaumu yang pas menggambarkan betapa
besarnya pengaruh yang ditimbulkan oleh lisan. Ucapan yang terlontar
dari lisan tidak lagi bisa ditarik. Ucapan itu menjadi catatan dalam
kehidupan seseorang.
Lidah memang bentuknya kecil namun akibat yang ditimbulkan begitu besar, lebih besar dari bentuk lidah itu sendiri. Karenanya, Rasul memerintahkan kepada kita untuk berkata baik. Kalau kita tidak mampu, maka diam adalah pilihan terbaik. Di zaman penuh fitnah seperti sekarang ini, sangat penting untuk mengendalikan ucapan. Tidak melapas dan melempar ucapan dengan begitu mudah.
Perhatikan dan lihat baik-baik apakah pada ucapan yang akan kita sampaikan, mengandung manfaat atau sebaliknya. Jika bermanfaat, sampaikanlah. Jika tidak, tahan dan ini jauh lebih selamat.
Siapa yang mampu mengendalikan lidahnya ia akan tergolong sebagai orang yang beruntug. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda, “Berbahagialah orang yang dapat menahan lidahnya…” (HR. Baihaqi).
10.HATI YAG TENANG
Tiada kebahagiaan tanpa sakinah (ketenangan) dan thuma’ninah (ketentraman).
Dan tiada ketenangan dan ketentraman tanpa iman. Allah Ta’la berfirman tentang orang-oranf beriman:
هُوَ الَّذِي أَنزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَّعَ إِيمَانِهِمْ ۗ
Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). (Qs Al-Fath: 4).
Keimanan melahirkan kebahagiaan dari dua sisi (1) Iman dapat menghindarkan dan memalingkan seseorang dari ketergelinciran ke dalam dosa yang merupakan sebab ketidak tenangan dan kegersangan jiwa. (2) Keimanan dapat menjadi sumber utama kebahagiaan, yakni sakinah dan thuma’ninah.
Sehingga di tengah lautan masyakil (probematika) dan krisis hidup tidak ada jalan keluar dan keselamatan selain Iman. Oleh karena itu orang yang tanpa iman di hatinya dipastikan akan selalu dirundung rasa takut, was-was, kahwatir, gelisah, galau.
Adapun bagi orang beriman. Adapun bagi orang beriman tidak ada rasa takut sama sekali, selain takut kpda Allah Ta’ala. Hati yang dipenuhi iman memandang remeh setiap kesuliatn yang menghimpit, kerana orang beriman selalu menyikapi segala persoalan dengan tawakkal kepada Allah. sedangkan hati yang kosong, tanpa iman tak ubahnya selembar daun rontok dari dahannya yang diombang-ambingkan oleh angin.
Semoga bermanfaat bagi kita bersama dlm rangka muhasabah diri. Aamiin.
http://www.percikaniman.org/
" Segala puji yang terbaik hanyalah milik Allah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.
Diantara kiat yang dengan izin Alloh seseorang akan terhindar dari perbuatan zina,adalah :Pertama: Ketahuilah Bahaya Zina
Di antaranya yaitu bahwa zina dikatakan oleh lloh ta’ala sebagai perbuatan amat buruk. Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isro’: 32)
Disamping itu pelakunya mendapat pembalasan dosanya. Yakni : dia akan mendapatkan siksa.
وَالَّذِينَ
لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آَخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ
الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ
يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا
“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah
dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali
dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang
melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan)
dosa(nya).” (QS. Al Furqon: 68).Disamping itu, hal ini membahayakan iman seseorang, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا زَنَى الرَّجُلُ خَرَجَ مِنْهُ الإِيمَانُ كَانَ عَلَيْهِ كَالظُّلَّةِ فَإِذَا انْقَطَعَ رَجَعَ إِلَيْهِ الإِيمَانُ
“Jika seseorang itu berzina, maka iman itu keluar dari dirinya seakan-akan dirinya sedang diliputi oleh gumpalan awan (di atas kepalanya). Jika dia lepas dari zina, maka iman itu akan kembali padanya.”[ HR. Abu Daud no. 4690 dan Tirmidzi no. 2625. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih]
Kedua: Rajin Menundukkan Pandangan
Seringnya melihat lawan jenis dengan pandangan penuh syahwat, inilah panah setan yang paling mudah mengantarkan pada maksiat yang lebih parah. Allah Ta’ala berfirman,
قُلْ
لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ
ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ (30)
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ
فُرُوجَهُنَّ
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka
menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu
adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa
yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah
mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya.” (QS. An Nur: 30-31)Ketiga: Menjauhi Campur Baur (Ikhtilath) yang Diharamkan
Di antara dalil yang menunjukkan haramnya ikhtilath (campur baur antara laki-laki dan perempuan) adalah hadits-hadits berikut.
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
«
إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ » . فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ
الأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ . قَالَ «
الْحَمْوُ الْمَوْتُ »
“Janganlah kalian masuk ke dalam tempat kaum wanita.” Lalu seorang laki-laki dari Anshar berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda mengenai ipar?” beliau menjawab: “Ipar adalah maut.” (HR. Bukhari no. 5232 dan Muslim no. 2172)
Keempat: Wanita Hendaklah Meninggalkan Tabarruj
Inilah yang diperintahkan bagi wanita muslimah. Allah Ta’ala berfirman,
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33). Abu ‘Ubaidah mengatakan, “Tabarruj adalah menampakkan kecantikan dirinya.” Az Zujaj mengatakan, “Tabarruj adalah menampakkan perhiasaan dan setiap hal yang dapat mendorong syahwat (godaan) bagi kaum pria.”[ Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, 5/133, Mawqi’ Al Islam ]
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, mengajak orang lain untuk tidak taat, dirinya sendiri jauh dari ketaatan, kepalanya seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)
Kelima: Menutup aurat.
Alloh ta’ala berfirman,
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (Qs. Al-A’rof : 26)
Wallohu a’lam. Bersambung insyaa Alloh ( Abu Umair )http://www.hisbah.net/
"Kebenaran Hanya Dari Allah
Pernah dengar atau baca kalimat begini? "Jangan menghakimi, yang tahu benar dan salah hanya Allah, kita manusia tidak berhak untuk menentukan benar dan salah"
Biasanya kalimat semisal itu diucapkan oleh orang yang mau bermaksiat tapi tidak mau disalahkan karena maksiatnya, lalu berkata-kata seolah benar tapi nyatanya tidak
Yang tepat, memang kebenaran dari Allah semata, dan Allah sudah memberitahu pada manusia tentang kebenaran itu di dalam Al-Qur'an, semua jelas disana
Tentang siapa yang termasuk beriman dan siapa yang kafir, tentang apa itu maksiat apa itu taat, amal mana yang termasuk diterima dan amal mana yang dilaknat
Sebab semua sudah Allah dan Rasul sampaikan kepada kita, maka akan ada hisab kelak ketika hari pembalasan, semua berdasar dengan syariat yang Allah turunkan
Maka seseorang tak bisa bermaksiat lalu mengatakan "Hanya Allah yang tahu nilai perbuatan saya", sebab Allah sudah menurunkan Al-Qur'an dan Rasul-Nya
Kok bisa-bisanya orang bermaksiat lalu merasa aman dan Allah memahami maksiatnya, padahal yang berbuat amal salih saja masih khawatir apakah amalnya diterima
Ada yang pekerjaannya mengharuskannya membuka aurat, tapi dia tetap tak mau meninggalkannya, dengan alasan "Allah tahu mengapa saya melakukan ini", ini tidak pas
Justru seharusnya kalau dia meyakini "Allah tahu" ya tinggalkan, toh kalau dia meyakini Allah, seharusnya dia pun paham bahwa Allah pasti mencukupinya bila dia mau taat
Justru kadang kitalah yang masih ragu dengan Allah, dan masih banyak berharap pada manusia, maka hijrah itu jadi sulit dan setengah-setengah, tidak keseluruhan
Padahal jika kita meninggalkan sesuatu yang buruk semata karena Allah, pasti Allah ganti dengan yang lebih baik. Dan pasti akan dicukupkan Allah semua keperluan kita
Jangan membenarkan kemaksiatan dengan alasan, tapi carilah alasan untuk taat pada Allah. Dengan itu Allah akan memberi kita kemudahan dalam menjauhi maksiat
Translate
About Me

















