1- Mudah meninggalkan shalat, seperti shalat Shubuh karena sehabis sahur langsung tidur.
2- Laki-laki masih malas shalat berjamaah di masjid.
3-
Perempuan enggan berjilbab bahkan terus-terusan memakai pakaian seksi
dan ketat saat puasa. Padahal mengumbar aurat itu dosa besar, menjadikan
puasa sia-sia. Bagi kita diharapkan mengingatkan wanita terdekat kita
(istri dan puteri kita) untuk berjilbab dan menutupi aurat, moga Allah
memberi hidayah.
4- Muda-mudi jalan berdua dengan kekasihnya
(pacarnya) hingga ngabuburit menunggu buka dengan pacar. Pacaran itu
jalan menuju zina atau zina kecil-kecilan.
5- Membicaran jelek
orang lain (ghibah) walau itu nyata ada pada orang lain, hingga suka
memfitnah (menuduh jelek orang lain tanpa bukti).
6- Mementingkan
buka puasa bersama dengan teman atau rekan kerja dibandingkan shalat
Maghrib, bahkan shalat sampai ditinggalkan. Ingat, meninggalkan satu
shalat saja, itu akan menghapus amal.
Dari Burairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa meninggalkan shalat Ashar, maka terhapuslah amalannya” (HR. Bukhari, no. 594).
Di antara maksud hadits sebagaimana kata Ibnul Qayyim dalam kitabnya Ash-Shalah adalah akan menghapus amalan pada hari tersebut.
Dan
ingat, yang namanya maksiat akan menghancurkan pahala orang yang
berpuasa walau secara hukum puasa tetap sah selama yang dilakukan bukan
pembatal puasa.
Semoga Allah beri hidayah pada kita semua
untuk meninggalkan maksiat di bulan Ramadhan, bahkan seterusnya maksiat
ditinggalkan dan kita menjadi lebih baik ke depannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar